Page 28 - Media Ekosistem Kelas 5-1
P. 28

Pada  jaring-jaring  makanan  tersebut,  rumput  dimakan  oleh  kelinci,  ulat,  dan
                            belalang. Demikian juga, burung prenjak dapat memakan lebih dari satu makhluk
                            hidup, yaitu belalang, laba-laba, dan ulat. Inilah yang disebut dengan jaring-jaring
                            makanan.  Ini  membuktikan  bahwa  beberapa  rantai  makanan  akan  saling
                            berhubungan satu sama lain. Hubungan antarrantai makanan yang membentuk
                            susunan  lebih  kompleks  disebut  jaring-jaring  makanan.  Sekarang,  untuk
                            meningkatkan pemahamanmu mengenai jaring-jaring makanan, lakukan kegiatan
                            berikut.

                            Tugas 5
                                               Menggambar Jaring-Jaring Makanan
                            Lakukan kegiatan ini di rumah secara berkelompok. Amatilah ekosistem yang ada
                            di sekitarmu, misalnya ekosistem kebun, ekosistem taman, atau ekosistem sawah.
                            Identifikasilah jenis-jenis hewan dan tumbuhan yang ada di ekosistem tersebut.
                            Berhati-hatilah  saat  melakukan  identifikasi,  jangan  menyentuh  hewan-hewan
                            yang  kamu  amati.  Selanjutnya,  gambarlah  jaring-jaring  makanan  berdasarkan
                            jenis  hewan  dan  tumbuhan  yang  kamu  identifikasi.  Jika  kamu  kesulitan  saat
                            mengamati  ekosistem,  kamu  dapat  mencari  gambar  jaring-jaring  makanan  di
                            internet.  Gambarlah  jaring-jaring  makanan  tersebut  dan  warnailah  dengan
                            menarik. Buatlah dua gambar jaring-jaring makanan.
                            Selanjutnya, buatlah video presentasi mengenai jaring-jaring makanan tersebut
                            dengan  menjelaskan  peranan  setiap  makhluk  hidup  yang  menyusunnya.
                            Unggahlah video presentasi tersebut di kanal YouTube. Mintalah bantuan orang
                            dewasa, kakak atau orang tuamu untuk mengunggah video presentasi tersebut.
                            Selanjutnya,  bagikan  tautannya  kepada  Bapak/Ibu  Guru  untuk  diberikan
                            penilaian.

                        2.3  Piramida Makanan
                            Piramida  makanan  adalah  bentuk  piramida  yang  menggambarkan  jumlah
                            produsen hingga konsumen tertinggi dalam suatu ekosistem. Piramida makanan
                            disebut  juga  piramida  energi.  Dalam  piramida  makanan,  digambarkan jumlah
                            produsen  lebih  banyak  daripada  jumlah  konsumen.  Piramida  makanan  akan
                            tersusun dengan baik apabila populasi dalam suatu ekosistem seimbang. Oleh
                            karena itu, populasi produsen harus lebih banyak daripada populasi konsumen 1.
                            Konsumen 1 harus lebih banyak daripada konsumen 2. Dengan demikian, makin
                            tinggi tingkatan suatu konsumen maka makin sedikit jumlahnya.

                            Pada  suatu  piramida  makanan,  tingkat  trofik  I  yang  diduduki  oleh  produsen
                            menyimpan energi paling banyak. Jadi, dalam suatu piramida makanan, makin ke
                            atas, jumlah energi yang terkandung pada setiap tingkat trofik makin kecil. Energi
                            berpindah dari tingkat trofik satu ke tingkat trofik lainnya. Namun, tidak seluruh
                            energi dapat dimanfaatkan. Hanya sebagian energi yang mengalami perpindahan
                            dari satu organisme ke organisme lainnya. Hal ini karena dalam proses makan
                            dan dimakan ada sebagian energi yang terlepas dan tidak dapat dimanfaatkan.
                            Misalnya, tumbuhan sebagai produsen menempati tingkat trofik I yang hanya
                            memanfaatkan  sekitar  1%  dari  seluruh  energi  cahaya  matahari  yang  jatuh  ke
                            permukaan  bumi.  Energi  ini  digunakan  tumbuhan  untuk  melangsungkan




                                                           27
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33