Page 18 - Media Ekosistem Kelas 5-1
P. 18

7.  Di belakang rumah Rani terdapat kolam kecil. Di kolam tersebut terdapat ikan nila,
                      kepiting, teratai, dan katak, seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut. Makhluk
                      hidup yang menunjukkan individu adalah ....
                      A. ikan nila
                      B. teratai
                      C. kepiting
                      D. katak

                  8.  Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat mengevaluasi dampak filosofis dan
                      ekologis  jika  masyarakat  Bali  mengabaikan  prinsip  Palemahan  (Hubungan  dengan
                      Alam) dari Tri Hita Karana, terutama dalam konteks perayaan Tumpek Wariga?
                      A. Hanya  akan  merusak  keharmonisan  antar  sesama  manusia  (Pawongan),  tanpa
                         mempengaruhi peran tumbuhan sebagai produsen oksigen.
                      B. Konsumen (hewan) akan segera punah karena tidak adanya Sang Hyang Rare Angon
                         yang melindungi mereka, meskipun tumbuhan masih lestari.
                      C. Keseimbangan ekosistem akan terganggu secara fundamental karena  terputusnya
                         rantai makanan di tingkat produsen, yang juga menunjukkan kurangnya rasa syukur
                         kepada Sang Hyang Sangkara.
                      D. Intensitas ritual Ngatag akan meningkat sebagai upaya untuk memohon hasil panen
                         yang lebat, menggantikan peran pemeliharaan lingkungan yang hilang.

                  9.  Berdasarkan pesan dan tradisi khas dari Tumpek Uye, yang memuliakan hewan sebagai
                      Konsumen, jika sebuah desa di Bali menghadapi masalah kelebihan populasi serangga
                      hama  yang  merusak  tanaman  (Produsen),  tindakan  konservasi  baru  manakah  yang
                      paling sesuai untuk diciptakan/dirancang sebagai solusi ekologis yang selaras dengan
                      filosofi tersebut?
                      A. Melarang semua kegiatan perburuan satwa apapun, dan memfokuskan persembahan
                         hanya kepada Sang Hyang Siwa Pasupati.
                      B. Mendesain  program  "Ngatag  Konsumen"  baru  untuk  serangga,  yaitu  'mengajak'
                         serangga untuk tidak memakan tanaman secara berlebihan.
                      C. Menggalakkan  kegiatan  melepaskan  (konservasi)  predator  alami  serangga  hama
                         tersebut  (misalnya  burung  pemakan  serangga  atau  amfibi)  ke  alam  bebas,  dan
                         memberikan perlakuan istimewa kepada predator tersebut.
                      D. Menanam lebih banyak pohon buah (seperti pada Tumpek Wariga) agar tanaman
                         yang dirusak serangga hama menjadi tidak signifikan jumlahnya.

                  10.  Jika masyarakat Bali memutuskan untuk menggabungkan makna dan tradisi utama dari
                      Tumpek  Wariga  dan  Tumpek  Uye  menjadi  satu  hari  raya  tunggal,  yaitu  "Tumpek
                      Lestari Ekosistem," konsekuensi logis apa yang akan terjadi pada pemahaman filosofi
                      Tri Hita Karana dan fungsi ekosistem?
                      A. Pemahaman Parhyangan (Hubungan dengan Tuhan) akan melemah karena hanya
                         ada satu manifestasi Tuhan yang disembah (Sang Hyang Sangkara atau Sang Hyang
                         Siwa Pasupati, tidak keduanya).
                      B. Konsep Palemahan (Hubungan dengan Alam) akan diperkuat, menciptakan ritual
                         baru yang secara eksplisit mengakui dan merawat hubungan Produsen-Konsumen
                         secara simultan.





                                                           17
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23